Wisata Taman Kyai Langgeng
Taman Kyai Langgeng (TKL) Ecopark bukan sekadar tempat wisata bagi warga Magelang; ia adalah paru-paru kota yang menyimpan kenangan lintas generasi. Terletak di lahan seluas sekitar 27 hektar, taman ini menawarkan harmoni antara keteduhan pohon-pohon langka dan keseruan wahana modern. Dengan latar belakang pemandangan Gunung Sumbing yang megah di kejauhan, setiap sudut Taman Kyai Langgeng adalah kanvas yang sempurna untuk mengabadikan momen bersama orang-orang tersayang.
Wisata Kuliner "Nasi Langgi Ny. Lan"
Kota Magelang memang tidak pernah kehabisan cerita soal kuliner legendarisnya, dan salah satu yang patut disambangi adalah Nasi Langgi Ny. Lan yang terletak di Jalan Jenggala, Kelurahan Kemirirejo.
Sajian ini bukan sekadar nasi rames biasa. Nasi Langgi Ny. Lan dikenal dengan perpaduan rasa yang kaya dan autentik. Nasi gurihnya dipadukan dengan berbagai lauk pauk khas seperti sambal goreng hati, terik daging yang empuk, serundeng yang renyah, hingga telur dadar iris dan potongan mentimun segar yang memberikan keseimbangan rasa.
Wisata Kuliner "Wedang Kacang"
Wedang Kacang merupakan salah satu ikon kuliner legendaris yang melekat erat dengan identitas Kelurahan Kemirirejo di Kota Magelang. Menikmati semangkuk wedang kacang bukan sekadar urusan mencicipi rasa manis, melainkan merasakan kehangatan tradisi yang telah terjaga selama puluhan tahun di sudut kota ini. Lebih dari Sekadar Minuman. Bagi pengunjung yang melintasi kawasan Kemirirejo, aroma jahe dan manisnya gula jawa dari kedai-kedai lokal seolah memanggil untuk singgah sejenak. Menikmati wedang kacang di sini bukan hanya soal mengenyangkan perut, tapi juga tentang merayakan keramahan warga Magelang dalam setiap seruputan hangatnya. Kuliner ini tetap menjadi primadona bagi siapa saja yang merindukan suasana Magelang yang tenang, menjadikannya destinasi wajib bagi para pencinta kuliner tradisional.
WISATA KULINER "SOTO AYAM MBH.MUL"
“Warung Soto Ayam 69 Mbah Mul merupakan salah satu destinasi kuliner legendaris yang terletak di Kelurahan Kemirirejo, Kota Magelang. Berdiri sejak tahun 1969, warung ini masih terus eksis dan menjadi favorit masyarakat berkat cita rasanya yang segar dan konsisten. Warung ini berlokasi di Jalan Cempaka, tepat di depan rumah dinas Wali Kota Magelang dan berdekatan dengan SMAN 1 Magelang. Pemiliknya, Mulyono (Mbah Mul), mengawali usahanya dengan berjualan keliling menggunakan pikulan sebelum akhirnya menetap di lokasi sekarang pada tahun 2003. Hal yang membedakan soto ini dengan yang lain adalah adanya tambahan potongan tahu bacem di dalam mangkuk sotonya. Kuahnya yang bening dan segar dipadukan dengan suwiran ayam serta perkedel. Pengunjung dapat menikmati soto dengan berbagai pilihan gorengan hangat dan sate. Warung mulai dibuka pukul 05.30 WIB dan sering kali sudah habis pada pukul 11.00 WIB. Satu porsi soto ditawarkan dengan harga Rp 11.000, sementara menu pelengkap lainnya berkisar antara Rp 1.500 hingga Rp 3.000. Karena kelezatannya, pelanggan warung ini tidak hanya berasal dari dalam kota, tetapi juga dari luar daerah, termasuk para pejabat daerah yang telah lama menjadi pelanggan setia.
Wisata Edukasi, Budaya & Sejaah "OHD MUSEUM"
Museum OHD (Oei Hong Djien) merupakan salah satu permata tersembunyi di Magelang yang menjadi destinasi wajib bagi para pencinta seni rupa. Sebagai museum pribadi milik kolektor ternama dr. Oei Hong Djien, tempat ini menyimpan ribuan karya seni yang menjadi saksi perjalanan seni rupa modern dan kontemporer Indonesia. Terletak tidak jauh dari pusat kota Magelang, Museum OHD menjadi pusat edukasi dan inspirasi. Keberadaannya membuktikan bahwa Magelang bukan hanya kota militer dan gerbang menuju Borobudur, tetapi juga kota yang menghargai kedalaman rasa dan kreativitas manusia. Setiap sudut galeri ini bercerita tentang identitas, kritik sosial, dan keindahan estetika yang terus berkembang dari masa ke masa. Museum OHD sering kali mengadakan pameran tematik yang berganti secara berkala, sehingga setiap kunjungan selalu menawarkan perspektif baru yang menyegarkan mata dan pikiran.
